Budaya Dan Adat Sumba Yang Jadi Kekayaan Wisata Di Pulau Sumba

Budaya dan adat Sumba adalah budaya yang bisa menjadi objek wisata menarik untuk mengenal ragam budaya yang dimiliki Indonesia. Budaya yang dimiliki oleh masyarakat Sumba merupakan tradisi yang sudah turun temurun sehingga sangat melekat dengan kehidupan masyarakat di sana. Gaya hidupnya, perayaan-perayaan dan juga adat istiadat yang berbeda dengan latar belakang budaya Kamu menjadikan Sumba adalah tujuan wisata budaya yang mengagumkan bagi wisatawan baik domestik maupun wisatawan asing. Ingin mengenal lebih banyak mengenai adat Sumba? Berikut adalah beberapa macam budaya dan adat Sumba, Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Belis – adat seserahan yang diberikan pada mempelai wanita

Budaya seserahan dalam pernikahan adalah budaya yang banyak dilakukan oleh suku-suku di Indonesia sebagai bentuk dari simbol penyerahan harta dari laki-laki kepada wanita yang akan dipersuntingnya. Namun bukan sekedar emas, mukena, atau makeup yang diserahkan kepada pihak mempelai wanita, pria Sumba harus memberikan seserahan berupa hewan ternak kepada mempelai wanitanya. Budaya seserahan yang menjadi kebudayaan Sumba ini dinamakan Belis.

Seberapa banyak belis yang diberikan oleh pihak laki-laki kepada pihak perempuan tergantung dengan status keluarga pihak perempuan. Makin tinggi status sosial keluarga perempuan, maka makin banyak hewan ternak yang diberikan, bisa mencapai puluhan ekor hewan ternak dengan kualitas yang premium sehingga tidak heran jika biaya untuk menikah di Sumba bisa mencapai ratusan juta rupiah hanya untuk seserahannya saja. Tidak hanya hewan ternak, budaya dan adat Sumba belis juga memberikan mamoli atau perhiasan kepada keluarga wanita.

Festival Kuda Pasola – perang kuda antar kampung di Sumba Barat Daya

Festival Kuda Pasola merupakan festival menunggang kuda yang digabungkan dengan aksi melempar lembing yang setiap tahunnya masih diadakan di beberapa daerah di Sumba. Seperti di budaya Sumba Barat Daya misalnya Pasola diadakan di daerah Kodi. Pasola juga masih menjadi adat Sumba Barat di mana festival ini diadakan di Wanaloka, Lamboya, dan Gaura. Pasola sendiri merupakan nama yang didapatkan dari kata sola atau hola yang artinya adalah lembing kayu. Sehingga Festival Kuda Pasola adalah festival menunggang kuda yang disertai dengan aksi melempar lembing kayu antara dua kelompok kampung yang berlawanan. Meski sekilas terlihat mengerikan, namun budaya dan adat ini tidak sampai menimbulkan cedera yang berat.

Adat Sumba Barat Daya ini merupakan bagian dari tradisi umat agama Marapu yang merupakan kepercayaan asli orang Sumba dan diadakan secara bergilir setiap tahunnya. Biasanya Pasola diadakan pada periode bulan Februari sampai bulan Maret. Sebelum acara puncak Pasola, sebelumnya dilakukan rangkaian adat yang menjadi bagian dari upacara puncak seperti misalnya nyale yang merupakan kegiatan adat mencari cacing laut yang melimpah di pinggir pantai. Pasola sendiri bagi penganut Marapu merupakan upacara keagamaan besar, sebagai bentuk rasa syukur, dan juga merekatkan hubungan antar kampung yang terlibat dalam festival menunggang kuda.

Kede – upacara kematian orang Marapu

Kurang lebih setengah dari penduduk Sumba menganut kepercayaan Marapu yang percaya dengan adanya roh nenek moyang dan leluhur. Karena itu budaya dan adat Sumba banyak dipengaruhi oleh tradisi kepercayaan Marapu, termasuk upacara kematiannya. Upacara kematian yang disebut dengan kede ini diwarnai dengan penyerahan hewan ternak oleh keluarga atau kerabat kepada keluarga orang yang ditinggalkan. Hewan-hewan ternak tersebut kemudian akan disembelih kemudian dimasak dan disajikan kepada para pelayat.

Penyembelihan hewan yang menjadi bagian dari adat Sumba Timur dan daerah lainnya merupakan bentuk persembahan kepada roh nenek moyang dan leluhur yang dipercaya ikut menghadiri upacara pemakaman.  Budaya Sumba Timur ini memiliki makna untuk memanjatkan permohonan kepada Tuhan melalui leluhur dengan menyerahkan hewan-hewan ternak yang disembelih kemudian rohnya bisa bersama dengan roh leluhur.

 

Paket Wisata Lombok

 

 


 

Follow: Facebook Instagram

 

Tags:
wisata mataram | wisata di mataram | tempat wisata di mataram lombok | wisata di mataram lombok | wisata mataram lombok | objek wisata di mataram | tempat wisata mataram lombok | wisata lombok mataram | objek wisata di mataram lombok | objek wisata mataram lombok

 

Reference:
Lombok Travel, Lonelyplanet
Lombok, Tripadvisor
Lombok, Wikitravel

 

Link: https://www.tripinto.co.id/wisata-mataram-lombok/

 

Budaya Dan Adat Sumba Yang Jadi Kekayaan Wisata Di Pulau Sumba was last modified: Oktober 3rd, 2018 by Gani Aji
Kasih tahu teman Kamu